Senat Akademik ITB Terima Kunjungan Senat Akademik UI

BANDUNG, itb.ac.id – Senat Akademik Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan dari Senat Akademik Universitas Indonesia (UI) di Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Jalan Dipatiukur, Bandung, Kamis (3/10/2019). Kunjungan tersebut dalam rangka sharing dan diskusi terkait pengelolaan teknologi informasi, serta bersilaturahim antar anggota Senat Akademik UI dan Senat Akademik ITB.

Diskusi juga membahas mengenai pengawasan, serta implementasi norma teknologi informasi di masing-masing perguruan tinggi. Pada kunjungan ini, Senat Akademik UI yang hadir berjumlah 15 orang di antaranya Prof. Dr. Nachrowi, selaku Ketua Senat Akademik UI, beserta Sekretaris Senat Akademik yakni Yudho Giri Sucahyo Ph.D. Selain itu juga dihadiri Ketua Komisi II SA UI yakni Prof. Dr. Harmita, Sekretaris Komisi II Dr. Dewi Susanna, beserta 11 anggota senat akademik UI lainnya.

 

Kegiatan diskusi dimulai dengan perkenalan masing-masing anggota senat. Senat Akademik ITB diwakili Wawan Dhewanto, Ph.D., sebagai Sekretaris SA , Prof. Trio Adiono, Ph.D., Ketua Komisi IV, Emenda Sembiring, Ph.D., Sekretaris Komisi IV,  Prof.Dr.Ir. Adit Kurniawan, Anggota Komisi IV, Prof.Dr.Ir. Abdul Hakim Halim, Ketua Komisi I, Dr. Anggraini Barlian,Sekretaris Komisi I, Prof.Dr. Tati Suryati, Syamsudin, Ketua Komisi II, Rildova, Ph.D. Sekretaris Komisi II,  Prof.Dr. Budi Sulistianto, Sekretaris Komisi III, Turut hadir Prof. Bermawi P. Iskandar,  Ph.D, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Paramashanti, Wakil dari Direktorat Pendidikan , Basuki Suhardiman, S.Si. Wakil Direktur Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi. Dr. Reza Darmakusuma dari UPT e-learning dan Dr. Dasapta Erwin Irawan.

 

Kemudian dilanjutkan pemaparan mengenai norma pengelolaan teknologi informasi di UI oleh Prof. Heru Suhartanto, selaku Ketua Panitia Kerja Pengawasan Implementasi Norma Teknologi Informasi Universitas Indonesia.

 

“Isu-isu dalam norma teknologi informasi ini meliputi isu SDM, infrastruktur, aplikasi, keamanan sistem, informasi aturan penggunaan, kualitas layanan, kualitas program pendidikan, serta tata kelola teknologi informasi,” jelas Prof. Heru Suhartanto, Ph.D.

 

Selanjutnya, pemaparan dari Senat Akademik ITB dalam hal ini disampaikan oleh Prof. Trio Adiono, Ph.D. Dalam paparannya, ia menyampaikan beberapa poin penting terkait implementasi teknologi informasi di ITB, mulai dari sistem informasi akademik, sistem e-learning, pengelolaan sistem informasi, pengelolaan publikasi jurnal hingga permasalahan sistem informasi yang dihadapi.

 

“Hal-hal yang berkenaan dengan norma teknologi informasi dan komunikasi di ITB, berjalan di level eksekutif. Memang Senat Akademik ITB tidak membuat khusus norma teknologi informasi,” ungkap Prof. Trio Adiono Ph.D,  membuka jalannya diskusi.

 

Pada sesi diskusi juga disampaikan bagaimana sistem informasi akademik ITB. Sistem informasi yang disebut SIX dikelola oleh Direktorat Pendidikan ITB, berisi informasi layanan akademik ITB. Sistem ini dapat diakses oleh seluruh sivitas akademika ITB mulai dari jajaran rektorat hingga mahasiswa.

 

Prof. Bermawi P. Iskandar, Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik ITB yang hadir pada kesempatan tersebut turut menyampaikan bahwa idealnya sistem informasi universitas dapat terintegrasi, tidak terpisah tiap bagian baik keuangan, SDM, kemahasiswaan, dan penelitian. “ITB berusaha mengintegrasikan sistem informasi dengan membuat sistem DashBoard ITB. Ini adalah catatan bagi kami untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem kami,” ujarnya.

 

Diskusi mengenai sistem dan teknologi informasi diakhiri dengan sesi tanya jawab antar kedua senat akademik. Dari hasil diskusi tersebut, diharapkan masing-masing senat akademik dapat mendukung pendidikan tinggi di Indonesia agar terus berkembang pada era industri 4.0.

 

Reporter: Annisa Nur Diana (Teknik Lingkungan 2015)

 

 

Berita Terkait